Angkutan Barang KAI Daop 8 Surabaya Melonjak 38,18% Sepanjang 2025

photo

SURABAYA, 16 JANUARI 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan pada layanan angkutan barang sepanjang tahun 2025. Total volume angkutan barang mencapai 2.847.250 ton, atau tumbuh 38,18 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat 2.060.529 ton.

Peningkatan kinerja ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri dan logistik terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai andal, efisien, serta ramah lingkungan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif tren peralihan distribusi logistik ke moda rel yang terus menguat dari tahun ke tahun.

“Capaian ini ditopang oleh peningkatan frekuensi perjalanan, penambahan dan pengembangan rute layanan, optimalisasi jumlah gerbong dalam satu rangkaian, serta ketepatan waktu pengiriman barang,” ujar Mahendro.

Menurutnya, keunggulan kereta api sebagai moda angkutan barang terletak pada kepastian jadwal, ketahanan terhadap kemacetan lalu lintas, serta kapasitas angkut yang besar dalam sekali perjalanan. Faktor-faktor tersebut dinilai krusial dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri.

Dari sisi keamanan, KAI Daop 8 Surabaya juga menerapkan standar pengamanan berlapis, mulai dari pengawalan, pemeriksaan di titik-titik pemberhentian, hingga penerapan SOP ketat guna memastikan keselamatan dan keandalan pengiriman barang pelanggan.

Saat ini, layanan angkutan barang KAI Daop 8 Surabaya telah menjangkau puluhan kota dan kabupaten di Pulau Jawa, menghubungkan kawasan industri dengan pelabuhan, pusat ekonomi, serta sentra distribusi nasional.

Selain mendukung efisiensi logistik, angkutan barang berbasis kereta api juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Penggunaan moda rel dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan transportasi jalan raya, sejalan dengan komitmen pemerintah menuju Net Zero Emission 2060 dan pengembangan ekonomi hijau di sektor transportasi.

Memasuki tahun 2026, KAI Daop 8 Surabaya menargetkan volume angkutan barang rata-rata lebih dari 8.292 ton per hari. Target tersebut akan dicapai melalui inovasi layanan dan strategi operasional yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

“Kami akan terus menyiapkan strategi andalan agar layanan angkutan barang kereta api semakin kompetitif, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional dan nasional,” pungkas Mahendro.