Jepang-ASEAN Sepakati Kerja Sama Ciptakan AI Berbasis Budaya Lokal
Hanoi, Jumat 16 Januari 2026- Para pejabat setingkat menteri di sektor digital dari Jepang dan negara-negara anggota ASEAN resmi menyepakati kerja sama strategis dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta penguatan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Kesepakatan ini difokuskan pada penciptaan dan pengenalan “AI yang dapat dipercaya” (trustworthy AI) di kawasan regional
Pertemuan yang berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada Kamis (15/1) tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Hayashi Yoshimasa, bersama delegasi dari 11 negara anggota ASEAN
Momentum ini terjadi di tengah persaingan global yang makin ketat, khususnya saat Cina terus meningkatkan penetrasi dan pengembangan teknologi AI mereka secara masif
Dalam pernyataan bersama yang disusun para peserta, ditekankan bahwa pengembangan model AI ke depan harus mencerminkan nilai-nilai lokal, termasuk aspek budaya dan bahasa dari masing-masing negara
Selain itu, dokumen tersebut menyerukan kolaborasi intensif untuk membina pengembang muda guna memastikan keberlanjutan talenta digital di masa depan
Usai pertemuan, Hayashi Yoshimasa menegaskan komitmen Jepang untuk memperdalam kemitraan dengan negara-negara di Asia Tenggara. Ia menilai kolaborasi ini sangat krusial untuk membantu mengatasi tantangan kawasan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi digital
“Jepang ingin lebih memperdalam kerja sama dengan negara-negara ASEAN agar dapat membantu mengatasi tantangan dan berkontribusi pada pertumbuhan di kawasan tersebut,” ujar Hayashi kepada wartawan
Lebih lanjut, Hayashi menambahkan bahwa melalui kemitraan ini, Jepang berambisi meningkatkan keandalan teknologi serta memperkuat eksistensi dan pengaruhnya di sektor AI pada tingkat global
sumber: NHK News